Wishlist Bagian 1

wishlist-pertama

Nah muncul ide untuk mencatat wishlist atau yang biasa disebut daftar keinginan atau apa yang ingin kita capai atau dapatkan.

Tujuan sederhana, untuk mengaktifkan alam bawah sadar bahwa “woi bangun, wishlist sudah ditulis, saatnya beraksi untuk dapatkan list itu!” mungkin itulah kira – kira :p .

 

  1. Harapan pertama mungkin sederhana bagi sebagian orang. AC. Ya, butuh Air Conditioner dalam kamar kerja. Kenapa? saat menggunakan komputer, panas yang keluar menyebabkan tangan ini berkeringat, dan Boom! basah semua :D. Intinya untuk memudahkan dan mempercepat proses kerja. Mengurangi waktu nge-lap nge-lap kain agar kering, dan bisa menenangkan pikiran :p.
  2. ah satu dulu aja :p

 

Saya ISTJ – Kamu?

kepribadian-istj

THE LOGISTICIAN

ISTJ yang dalam ilmu psikolog bisa adalah singkatan dari Introverted Sensing Thinking Judging. Yang dalam artikel http://www.16personalities.com/istj-personality pada alinea pertama mengatakan bahwa : People with the ISTJ personality type enjoy taking responsibility for their actions, and take pride in the work they do – when working towards a goal, ISTJs hold back none of their time and energy completing each relevant task with accuracy and patience.

 

 

Dalam beberapa minggu lalu, Dosen OB (Organizational Business) mengadakan tes ini. Dan hasil yang keluar saya mendapatkan ISTJ. Betul, kebanyakan hasil tes tersebut rerata adalah benar untuk semua mahasiswa dengan berbagai macam kepribadian.

Introvert

Perkembangan Moral & Rohani

  1. Lebih mudah diatur dan dididik.
  2. Lebih penurut dan kata hatinya mudah terganggu.
  3. Biasanya mereka hadir pada acara-acara yang bersifat rohani.
  4. Masalah terbesar mereka adalah problema rasa bersalah.
  5. Kebutuhan mereka yang terbesar adalah keyakinan bahwa dosa-dosa mereka telah diampuni atau dengan kata lain kesalahan yang pernah mereka perbuat telah benar-benar dimaafkan.

Hasil Akademis

  1. Biasanya lebih mudah menangkap pelajaran dan grade mereka agak tinggi. Namun ada juga pengaruh faktor lainnya, seperti inteligensia dan motivasi.
  2. Lebih mendisiplinkan diri untuk belajar dengan baik.
  3. Kaum introvert memperoleh motivasi dan dorongan yang kuat melalui pujian.

Popularitas

  1. Cenderung untuk menyendiri di kamar atau hanya mempunyai satu atau dua kawan saja.

Kesanggupan Untuk Berkonsentrasi

  1. Daya konsentrasi mereka lebih tinggi dan lebih lama.
  2. Kurang sanggup menjalani ujian tulisan yang panjang-panjang karena daya konsentrasi mereka sangat pendek untuk hal itu.
  3. Lekas bosan dengan bacaan yang panjang-panjang.

Sensing

Secara mental mereka hidup di masa sekarang, menghadirkan kesempatan-kesempatan masa kini, menggunankan common sense (apa kata orang kebanyakan), menciptakan solusi praktis, detail pada fakta, bisa mengimprovisasi dari pengalaman masa lalu, suka bila informasi yang didapat konkret (tidak suka menebak-nebak).

  1. Pengalaman menjadi ukuran dalam memecahkan masalah.
  2. Senang menerapkan apa yang dipelajari.
  3. Menyelesaikan tugas tahap demi tahap.
  4. Fokus pada apa yang ada.
  5. Menikmati masa sekarang dan enggan mengorbankannya untuk kebaikan masa depan.
  6. Memperhatikan rincian dan bagian-bagian khusus.
  7. Hidup pada masa kini dan menikmati semua yang ada.
  8. Lebih suka mengerjakan hal-hal praktis dan pragmatik.
  9. Menyukai hal-hal pasti yang dapat diukur.
  10. Mematuhi petunjuk dan memperhatikan bagian-bagian kecil.

Thinking

Mencari fakta, senang melakukan pertimbangan-pertimbangan, kritis.

  1. Memutuskan berdasarkan pemikiran.
  2. Bekerja berdasarkan logika.
  3. Objektif, menerapkan prinsip dan aturan.
  4. Tegas, tidak sungkan melakukan kritikan atau ungkapan tidak setuju.
  5. Memperhatikan kebenaran dan keadilan.
  6. Memperhatikan hal dengan rasio, tanpa melihat perasaan orang lain.
  7. Termotivasi akan kebutuhan prestasi dan pencapaian sejarah.
  8. Memandang kejadian sebaga penonton, mengambil jarak, ada diluar situasi.

Judging

Seseorang yang menyukai hidup dengan teratur, memiliki jadwal yang terorganisir, lingkungan yang teratur, dan serba keteraturan.

  1. Memutuskan dengan pasti.
  2. Menyukai batas-batas dan kategori-kategori yang jelas.
  3. Merasa nyaman dalam lingkungan yang jelas batasannya.
  4. Menyukai aturan dan struktur yang jelas.
  5. Menyukai hidup yang terencana.
  6. Menghadapi batas waktu pengerjaan sesuai tugas dengan membuat rencana jauh sebelumnya.
  7. Mengambil keputusan dengan cepat.
  8. Menimbulkan kesan menuntut, kaku, tegang bagi para perceptor.

ISTJ sekarang mungkin sedang di uji, banyak hal menerpa bagai angin menderu daun jati (halah). Harus kuat, untuk membuktikan bahwa mereka salah, bukan, tapi harus kuat untuk tutup telinga dan menyaring nya atau de-code menjadi pondasi yang kuat untuk membangun pribadi yang matang.

Keep on target