Cara Dropship di tokopedia.com

Post ini adalah bagian dari https://www.gilank.com/bisnis-online/

Masuk ke Tokopedia.com

Pilih kategori yang ingin dicari.

 

Pilih salah satu produk, dalam contoh ini adalah jam tangan pria.

 

Klik tombol beli.

 

 

Isi ongkir dan keterangan lainnya. Disini bisa anda pilih juga alamat pengirimannya langsung ke pembeli, dengan klik Tambah Alamat Baru

 

Lalu klik bayar.

 

Pastikan dicentang kolom Kirim sebagai dropshipperSetelah dicentang akan terbuka 2 kolom baru. Isikan nama anda dan nomer telepon. Nama dan nomer telepon ini yang akan di cantumkan si penjual di produk yang dikirimkan ke pembeli anda. Selanjutnya pilih metode pembayaran.

Tokopedia menerima berbagai macam pembayaran, jadi sangat mudah untuk ini.

 

Bisnis Online Itu Mudah

bisnis-online

bisnis online

Bisnis onlline – Assalamualaikum.

Penting. Tidak semuanya ingin atau memiliki jiwa berbisnis, oleh karena itu yang akan saya bagikan adalah optional bagi guru yang masih ingin melanjutkan pekerjaan mengajarnya. Bisnis online juga bisa di sambi, dalam arti bisa di jadikan pemasukan sampingan sebelum membesar. Semua keputusan ada di tangan anda. Dan saya disini juga ingin membantu, Saya pastikan dalam kurun 3 bulan sudah menghasilkan, disertai dengan niat dan semangat.

Seperti yang sudah saya sebutkan di posting di facebook, ada beberapa website yang mengakomodir pekerjaan seperti mengajar (les), menulis dan hal kreatif lainnya.

Baik, sekarang bagi anda yang ingin melirik pekerjaan lain selain mengajar, atau menjadikan bisnis sebagai pekerjaan sampingan, mari kita diskusi.

1. Tanpa Modal

Menyalurkan skill

Dropship dan Reseller

Dropship adalah dimana kita menjual produk dari suatu toko atau penyedia barang yang kita jual lagi dengan nama atau merk dari kita sendiri. Sedangkan Reseller adalah kita menjual produk dengan mengikut sertakan nama atau merk dagan pembuat produk tersebut. Dropship beda dengan Grosir! Tapi Reselling(er) bisa sama dengan grosir. Karena grosir perlu membeli produk terlebih dahulu lalu kita menjual kembali (reselling) produk tersebut. Harap dicatat, yang kita lakukan ini bisnis online, artinya tidak perlu menyediakan tempat besar untuk menampung barang.

Grosir mewajibkan untuk membeli sebanyak beberapa buah agar bisa mendapatkan harga murah untuk kita jual kembali, sedangkan sistem Reseller, tanpa ada minimum pembelian awal untuk dijual kembali.

Keuntungan dropship adalah, kita bisa membuat label merek sendiri, dengan alamat rumah sendiri, tanpa menyebutkan dari mana asal produk tersebut dibuat. Ini bertujuan agar si pembeli tidak mengetahui dimana penjual yang dropship ini membeli produknya. Selain itu, dropshipper tidak perlu mengeluarkan modal awal atau tempat untuk penyimpanan, ketika ada order, dia hanya perlu mengecek pembayaran lalu order pesanan ke supplier.

Contoh Dropship :

Tono = Pemilik produk
Budi = Pedagang (dropshipper)

Budi mendapatkan order barang dari pembeli, dimana barang ini Budi order dari Tono si pemiliki produk. Jadi Budi tidak perlu melakukan order ke Tono ketika si pembeli sudah melakukan pembayaran. Lalu Tono mengirimkan barang sesuai pemesanan Budi dengan merk dan alamat asalnya si Budi.

Alurnya jadi Pembeli => Budi => Tono => Pembeli

Dimana bisa dropship?

  • Tokopedia.com, disini mereka menyediakan fitur dropship. Hampir semua barang bisa dilakukan dropship, anda juga bisa kontak ke penjualnya terlebih dahulu. Klik disini untuk Cara Dropship di tokopedia.com
  • https://www.bandros.co.id/ Disini juga supplier dropshipper. Tanpa modal, langsung daftar, pilih produk dan jual. Produknya adalah tas, kaos, sandal, sepatu multi gender.
  • http://supplier.id ini adalah supplier alat olahraga, baju olahraga, aksesoris HP (casing dll), kecantikan dan alat rumah tangga, bisa dilihat disini http://supplier.id/express/
  • http://www.grosirjilbabrafa.com/ ini adalah supplier baju muslim dan aksesorisnya. Lokasi di tanah abang, bisa anda hubungi dulu untuk dropshipnya.
  • https://tees.co.id/ atau http://custom.co.id/disini kita bisa membuat kaos sendiri yang di desain secara online tanpa modal, hanya butuh kreasi tangan kita untuk merancang gambar/tulisan yg ingin di cetak pada kaos. Cari orang yg mau order dulu, baru buat disini kaosnya.
  • http://www.tokofobia.com/ ini supplier aksesoris wanita, seperti gelang, anting-anting dll

Kelemahan dropship ini sendiri adalah, ketika respon dari supplier lama. Alhasil terjadi penumpukan order dan waktu. Contoh ketika pembeli menanyakan ketersediaan baju warna biru, Budi sebagai pedagang harus melakukan cek ke Tono si supplier, ternyata Tono sedang sibuk, dan baru membalas hingga berjam-jam. Hal seperti ini yang akan mengurangi kepercayaan dan kemungkinan besar menghilangkan peluang calon pembeli.

Selain itu, informasi ketersediaan barang terbaru juga terkadang sulit didapat.

Mengatasi hal seperti ini adalah

  • Mengecek kecepatan respon supplier, terutama di jam-jam kerja. Jam 9-10 pagi, jam 1-2 siang, dan jam 4-5 sore adalah waktu yang cocok bagi para pembeli browsing mengenai barang. Walau tidak menutup kemungkinan diluar itu juga.
  • Selain kecepatan respon, cek juga kapan terakhir update ketersediaan barang, ini perlu di tanyakan secara langsung. Ini penting untuk di tanyakan untuk anda segera melakukan update jualan.
  • Lokasi supplier, lebih menguntungkan jika lokasi supplier mudah di jangkau.

Affiliasi

Affiliasi sendiri adalah kita sebagai bagian marketing dari produk yang kita tawarkan, layakanya salesman. Kita akan dapatkan sekian % dari penjualan, bedanya ini online. Penjualan akan terdeteksi ketika pembeli melakukan klik dan membeli di website yang dituju. Dimana mendapatkannya?

Selanjutnya tentang affiliasi akan dibahas terpisah. Cek disini Affiliasi Bisnis Online

2. Dengan Produk Sendiri

(update proses..)

Bagi yang sudah memiliki produk sendiri dan perlu pengembangan dalam hal pemasaran dalam melakukan bisnis oline atau meningkatkan profitabilitas bisa ikuti saran ini

Selanjutnya tentang mengembangkan dan memasarkan produk sendiri akan dibahas terpisah. Cek disini Memasarkan Produk Sendiri

3. Membuat Produk Sendiri

Produk disini bebas produk apa saja, jasa maupun barang jadi. Poin penting dalam memulai pembuatan produk adalah

  1. Sesuaikan dengan kemampuan atau sumberdaya yang kita punya. (ini termasuk bahan thesis s2 saya, semoga bisa lebih detail dalam menjelaskan)
  2. Cek Supply & Demand nya. Artinya, produk tersebut ada tidak yang butuh. Dari mana mengetahui ini? Akan dibahas terpisah.
  3. Cek harga pasaran. Akan dibahas terpisah.
  4. Cek pesaing. Akan dibahas terpisah.
  5. Tanyakan ke diri sendiri, apa kelebihan produk saya ini dibandingkan dengan produk yang sudah ada? (pesaing). Akan dibahas terpisah.

Selanjutnya tentang membuat produk sendiri akan dibahas terpisah. Cek disini Membuat Produk Sendiri.

Silahkan bagikan tulisan ini, semoga ini menjadi amal saya dan membantu anda semua 🙂

Renungan Subuh

Terlalu banyak manfaat di waktu subuh. Salah satunya bisa berpikir lebih jernih. Bisa melatih alur logik yang baik. Terkadang semangat menggebu jika membahas suatu bisnis. Bisnis yang mempekerjakan banyak orang, yang membawa keberkahan luas.

Ada cerita yang bisa dijadikan pelajaran. Dulu, sekitar tahun 2011an, masih dalam masa KP (kuliah praktek), KP di Indosat yang berkantor di bundaran patung kuda. KP dulu minimal satu tim nya 2 orang. Kebetulan teman sya ini punya koneksi ke Indosat yang bisa dijadikan tempat berlabuh KP kita. Selagi menunggu officer yang berwenang mengurus tugas ini, kita ngobrol, killing time.

“Lang, petinggi-petinggi sini pada rajin shalat lho”
“Ah masa?”
“Lo liat aja ntar”

Memang pas datang masuk ke ruang tunggu, kita melewati ruang musholla dan tempat wudhu. Waktu itu sya pikir, “ah umum lah ada musholla di kantor” tapi ternyata tidak, tidak banyak kantor yang menyediakan musholla per lantai!
Menunggu, 2 jam pun terlewat, dan akhirnya yang ditunggu muncul, ternyata beliau baru saja rapat ketika kita datang. Saat sedang berbincang, tiba-tiba azan zuhur menggema di seluruh isi lantai ini. Ya, azan dari pengeras suara yang menempel di atap. Ini hal yang sangat jarang terjadi pikir sya waktu itu. Kita langsung di ajaknya shalat, tanpa ba bi bu. “Betul”

Setelah shalat, dan urusan administrasi selesai yang di warnai dengan adegan memberikan kontak dengan kartu XL padahal KP di Indosat :D, kita lanjut ke lantai lebih atas. Lantainya para pendekar dengan sertifikat tertinggi di dunia Jaringan, CCIE. Just for info, sertifikasi ini hanya di pegang oleh puluhan orang di Indonesia. Masuk ke lantai ini seperti halnya lantai yang tadi, ada musholla, namun lebih sedikit orang, hanya sekitar 5 orang saja. Yang lain di lapangan.

Hari pertama KP, sudah langsung ketemu dengan orang teknisi, ini artinya KP bisa lebih cepat selesai, mantab pikir saya hari itu. Ternyata orang yang kita temui bukan sembarang teknisi. Dari 5 orang di ruangan itu, 3 diantaranya pemiliki sertifikat CCIE dengan jam terbang yang sudah hampir 1 dekade. Salah satu dari 3 orang tersebut mengajari kita, mentoring, memberikan puluhan slide presentasi dengan gratis yang mungkin tidak ada di Internet, serta mendikte kita ini itu.

Tak terasa azan ashar berkumandang, sama seperti lantai dibawah, seluruh ruangan ini bersuarakan azan. Hebat. Dan perlakuan orang di dalam lantai ini juga sama, segera wudhu. Kata kata teman sya ini terus berulang dan termaktub di pikiran sya “Petinggi-petinggi pada rajin shalat” , kata kata conclusion tanpa memperlihatkan perjuangan apa yang mereka telah lewati dan ingin mereka capai. Pikir saya waktu itu hanya satu “Hebat!”
Lain kantor, lain cerita, KP telah usai, datanglah skripsi. Skripsi ini kita memilih tempat di PT Waskita Karya. Tempat yang awalnya tidak ada hubungannya dengan perkuliahan sya. Namun kita mencari permasalahan disana, ternyata ada. Mereka langsung setuju di hari awal kita datang, Alhamdulillah. Skripsi berjalan hari demi hari. Pada suatu momen, sya lupa tepatnya, kita sedang build tahap akhir pada jaringan, Testing. Ada sebagian port switch khusus yang kita bypass untuk beberapa petinggi di bagian divisi gedung, divisi yang menangani suatu proyek yang berkaitan dengan pembangunan gedung. Oh ya, apa yang kita lakukan juga bertempang di lantai divisi gedung ini. Petinggi disana yang ingin bypass akses adalah 2 orang bidder tender yang akan mereka ikuti. Awalnya biasa saja, namun ketika proses bidding tender ini memasuki waktu waktu terakhir, keadaan mulai memanas. Cie.
Huru hara kecil terjadi di tempat praktek ilmu kami, waktu kala itu menunjukkan sekitar pukul 17.45 dan sya tau dengan pasti azan akan segera berbunyi. Yang bisa sya dan teman lakukan hanya melihat mereka sibuk koordinasi sana sini mengenai tender. Sambil melihat grafik laporan QOS jaringan untuk memastikan keadaan aman saat proses bidding tender ini berlangsung. Azan menggema, sya dan teman izin ke musholla, kali ini disetiap lantai ada mushollanya juga. Hebat! Musholla cepat ramai. Tapi sya tidak melihat 2 orang officer yang sedang melakukan bidding tender, ah mungkin sibuk, padahal Yang Punya Kuasa sudah memanggil. Setelah shalat, betul, mereka masih sibuk, telpon sana-sini. Whiteboard besar kembali dicoret-coret mengganti sejumlah angka-angka. Tak terasa waktu maghrib terlewat. Mereka melewati waktu shalat. Naas. Tender pun tidak mereka dapatkan, proses tender ini berakhir pukul 20.00 menurut informasi officer lainnya.

Kedua momen ini menjadikan pelajaran buat sya yang ingin sya bagikan. Jangan tinggalkan shalat satu kali pun setelah kita dinyatakan telah baligh. Ternyata orang “Sukses” itu ga pernah lepas shalatnya.
Shalat menghindari dari bala. Kenapa begitu? karena disetiap shalat kita membaca Al-Fatihah. Kenapa sih baca surat Al-Fatihah disetiap shalat dan itu wajib? Coba baca kembali artinya. Ada kalimat memohon disana:

اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ
“Tunjukilah kami jalan yang lurus”
صِرَاطَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ الْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّالِّينَ
“(yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepada mereka; bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat”

Disetiap shalat, kita berdoa untuk di berikan hal-hal yang baik, yang meluruskan niatan niatan kita, yang jika kita butuh modal untuk usaha itu diberikan jalan yang lurus, jalan yang mudah, tidak perlu riba sana-sini. Dengan shalat niat kita akan berubah menjadi di jalur yang lurus., InsyaAllah.
See, powerfull sekali surat Al-Fatihah. Lebih powerfull jika di bacakan setiap 5 waktu shalat, 7 hari dalam seminggu, 365+ dalam setahun. Mari kembali menjalankan apa yang seharusnya kita jalankan secara agama dan diaplikasikan dalam ilmu.

Mengetahui Tujuan Hidup (Muslim)

Memasuki tahun ini, tahun 2017, tahun dimana terpenggalnya usia-usia, bertambahnya tanggung jawab. Semakin banyak yang harus diperbuat dan dipikirkan. Semakin banyak gerakan gerakan strategis dengan mengurangi ritme gerakan-gerakan percobaan. Mengurangi “coba ah” menjadi “harus jadi”. Bertambahnya tahun, juga ikut bertambahnya tahun para pemuda pemudi yang dibawah usia saya. Mereka yang dulu masih planga-plongo, sekarang sudah mulai galau. Galau mencari jati diri dan tujuan hidup.

Terkadang beberapa diantara mereka bertanya secara tidak langsung, melalui social media, untuk apa menikah? untuk apa kerja? bukannya jika tidak maka tidak mengapa? Lain waktu, mereka habiskan juga dengan berhura-hura, sia-sia. Nongkrong sana kemari tanpa batasan waktu. Tanpa tau jika uang bisa habis. Namun, setelah gundah gulana mereka, terkadang pula mereka cepat sadar, ntah itu dari alarm luar (baca: ada yang ngasih tau) atau dari alarm internal mereka (baca: sadar sendiri). Lalu mereka mulai merunut kebelakang, dan berpikir what the hell am i just doing? sambil mengutuk diri.

Mari kita diskusikan perlahan sobat, tenang. Terkadang hal yang membuat tenang kita adalah hal mendasar, wudhu.

Diskusi ini saya tujukan untuk kamu yang Muslim, kenapa? karena Al Quran menjadi pedoman hidup akan lebih mudah menguak gundah gulana dari mengetahui tujuan hidup ini. Dimulai dari satu baris ayat ini QS. Adz Dzariyat: 56

وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْإِنْسَ إِلَّا لِيَعْبُدُونِ

Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka beribadah kepada-Ku.

Dari ayat ini sudah jelas jika kita ada di dunia ini untuk beribadah kepada Allah. Niatkan semua hal yang kita jalani untuk beribadah, untuk mendapatkan ridho-nya. Jangan kamu pikir ibadah itu cuma berdoa, shalat, sembahyang di masjid atau di tempat ibadah. Bukan, bukan itu. Itu hanyalah sebagian dari ibadah secara total. Hubungan kita didunia dengan manusia dan hubungan kita dengan sang pencipta adalah ibadah. Doa, shalat dan sembahyang yang kita lakukan adalah ibadah vertikal, ibadah kepada sang pencipta, sedangkah ibadah dengan menjalin silaturahmi kepada manusia ini bisa dilakukan melalui banyak hal. Bekerja, belajar, membantu orang, bersedekah, zakat, menjaga alam adalah ibadah juga.

أَفَحَسِبْتُمْ أَنَّمَا خَلَقْنَاكُمْ عَبَثًا وَأَنَّكُمْ إِلَيْنَا لَا تُرْجَعُونَ

Maka apakah kamu mengira, bahwa sesungguhnya Kami menciptakan kamu secara main-main (saja), dan bahwa kamu tidak akan dikembalikan kepada Kami?” (QS. Al Mu’minun: 115)

Nah tuh, ayat di atas ini sudah jelas ngasih tau. Jangan kamu pikir kamu dilahirkan tanpa sebab, semua yang ada pasti karena suatu hal, sebab-akibat. chain reaction. Maka dari itu kamu harus menelaah dalam dirimu sendiri. Memang sulit mencari jati diri. Tapi biasakan, shalat, berdoa dan usaha, pasti akan ketemu apa passion hidupmu, apa yang kamu cita-citakan. Fokuslah pada niat baik, pada hal beribadah, pada hasil yang bermanfaat bagi orang banyak.

Contoh : Kamu sudah tau jika keahlian kamu adalah berbicara. Kamu bisa berbicara dengan lancar, dan tata bahasamu bagus, sehingga orang-orang langsung cepat percaya dan mendengar percakapanmu. Dari sini kamu niatkan, niatkan keahlianmu ini bisa berguna bagi orang lain, bagi kamu, bagi keluarga terdekat. Misalkan untuk membuka privat berbicara didepan umum. Atau membuat buku mengenai berbicara depan umum yang baik dan benar.

Semua itu harus diniatkan, dari niat pasti akan muncul ide, dari ide akan muncul langkah-langkah apa yang harus ditempuh agar ide ini tercapai yang biasa kita sebut strategi. Tanpa sekolah terlalu tinggi sekarang kamu sudah memiliki langkah dasar, baby step, untuk masa depan yang jelas. Kurangi gundah gulana.

Setiap permasalahan, harus dicari solusinya. Lets say masalah kamu sekarang, umurmu sudah matang untuk perkawinan. Usiamu (cowok) sudah menginjak atau masuk 25. Sedangkan untuk cewek biasanya sudah merengek nikah umur 23-an. Ga saya ga akan bilang suruh cari cewek/cowok untuk pacaran. Namun sekali lagi saya akan bilang, NIAT. Sudah banyak yang mencontohkan apa yang saya bilang ini. Dengan niat, walau kamu itu jomblo ketes ketes, pasti cepat juga akan menikah. Niatkan kamu nikah, misalkan, di semester akhir 2017 ini. Berdoa dan niatkan, apa yang ingin kamu dapatkan, pasangan seperti apa yang ingin kamu labuhkan hatimu (ceileee). Berusaha, coba beranikan diri untuk berbicara dengan target, dengan orang tuanya, dateng kerumahnya, sendiri. Gentle bro :D. Ga usah terlalu banyak wacana, karena yang dilihat dari lelaki itu hasilnya, bukan wacana kaya UUD.