Link Download ios 7 Semua Device

Ios 7 sudah bisa kita download dan langsung install di device menggunakan itunes terbaru versi 11.1 yang kompatible dengan ios ini.

Silahkan download (sumber : redmondpie) :

iOS 7 Download Links:

 

Lenovo K900, Android Intel Terkencang

 

TAIPEI, KOMPAS.com – Di antara sekian banyak produk komputer dan gadget yang dipajang di booth Intel dalam ajang pameran Computex 2013 di Taipei, terdapat smartphone K900 dari Lenovo.

Produk yang  diperkuat prosesor Intel Atom Z2580 berkecepatan 2 GHz ini duduk di jajaran teratas smartphone kelas premium buatan produsen yang bersangkutan dan merupakan salah satu perangkat flagship yang diandalkan Intel melawan dominasi ARM di dunia mobile.

Sebagai gadget nomer wahid, sudah barang tentu K900 dilengkapi dengan berbagai macam komponen dan fitur unggulan. Seperti apa penampilan dan kinerjanya? Ikuti ulasan wartawanKompasTekno Oik Yusuf yang sempat menjajal langsung perangkat ini.

Desain

Dengan bentang layar 5,5 inci, Lenovo K900 terlihat bongsor di antara produk-produk smartphone lain yang tersedia sekarang. Ukurannya tampak sangat besar, bahkan ketika dibandingkan dengan Galaxy S4 dari Samsung yang mengusung  display 5 inci.

Tingkat kecerahan, kontras, dan saturasi warna layar LCD pada K900 agaknya belum bisa menandingi display AMOLED milik Galaxy S4, tetapi sudah tampak sangat tajam karena memang memiliki resolusi full-HD (1920×1080) dengan tingkat kepadatan pixel mencapai 401 ppi.

lenovo_k900_compare

Bentuk fisik K900 yang didesain dengan sudut-sudut tajam membuat smartphone ini tampak sedikit kaku dan terkesan “serius”.

Untungnya, dengan bobot 162 gram, K900 masih terasa ringan di tangan sehingga tak terlalu membuat pegal ketika digenggam beberapa lama. Ketebalan yang hanya 7 mm membantu membuatnya terlihat langsing meski berlayar lebar.

Dari segi materail konstruksi, pemakaian logam aluminum membuat K900 terasa solid sekaligus dingin ketika disentuh.

lenovo_k900_sides2

Lenovo menyediakan tiga buah soft button (menu, home, dan return) di bagian muka K900 untuk keperluan navigasi di sistem operasi Android 4.2.1 milik perangkat ini. Tombol pengaturan volume suara diletakkan di sisi kiri, sementara tombol power terdapat di sebelah kanan.

lenovo_k900_sides

Salah satu fitur unggulan ponsel pintar ini adalah unit kamera utama yang memiliki resolusi 13 megapixel di bagian belakang. Unit kamera depan, sementara itu, memiliki bidang pandang 88 serajat yang diklaim terlebar saat ini.

lenovo_k900_camera

Kinerja

Dilihat dari skor benchmark singkat dengan Antutu versi 3.3, performa Lenovo K900 tampaknya cukup menjanjikan. Meski “hanya” mengusung prosesor dual-core dengan teknologi Hyper threading, ponsel pintar ini mampu mencetak skor 27.000 atau hampir menyamai nilai Galaxy S4 yang berada pada kisaran 28.000 untuk benchmark tersebut.

lenovo_k900_score

Kinerja tinggi tersebut antara lain bisa dirasakan ketika Kompas Tekno bernavigasi menjelajahi antarmuka Android pada K900. Kadang terdapat sedikit stuttering atau tersendat-sendat, tetapi mungkin itu hanya glitch kecil pada custom launcher yang dipakai Lenovo, atau karena perangkat yang bersangkutan sudah banyak menjalankan aplikasi.

Lenovo K900 sendiri telah diluncurkan di pasaran China, India, Thailand, dan Malaysia dengan kisaran harga Rp 5 – 5,5 juta rupiah. Intel menyebutkan bahwa smartphone ini akan segera tersedia di beberapa negara lainnya -termasuk Indonesia- dalam waktu dekat.

Editor: Reza Wahyud

Sembuhkanlah Ibu ku Ya Rab

Vertigo. Itu yang diderita oleh ibuku saat ini 🙁 , cek ricek di sini http://penyebabvertigo.com/ tidak ada yg merujuk kepada sakit dari ibuku.

Wahai Rabb segala manusia, hilangkanlah penyakit ibuku Ani Mardiana, sembuhkanlah ia. (hanya) Engkaulah yang dapat menyembuhkannya, tidak ada kesembuhan melainkan kesembuhan dari Mu, kesembuhan yang tiada kambuh lagi.

Review : Pacific Rim is Awesome!

Pacific-Rim

Pacific-RimYah, nonton dadakan kali ini adalah film yang seat pada weekendnya selalu di depan : Pacific Rim oleh Guilermo del Toro. Yang mau liat trailernya di sini nih :

Pacific Rim menceritakan tentang keadaan dimana Bumi (lagi-lagi 😮 ) di serang oleh makhluk kuno dinasaurus yang disini disebut Kaiju, dimana mereka sudah menunggu untuk menyerang manusia dari zama purba, diceritakan disini sih mereka nunggu hingga atmosfer berkurang lapisan ozonnya dan karbon monoksida making tinggi 😮

 sebagai aktor utamanya disini berperan apik melakoni karakter Raleigh Becket yang menjadi pilot utama dari Jeiger mereka. Ngomong soal Jeiger ini mirip komik Evanglion dulu yang dikendalikan oleh 1 orang, bedanya di film ini Jeiger, atau mesin yang dikendalikan orang, di kontrol oleh 2 orang yang membagi kekuatan otak mereka. Keren yak 😀 .  sebagai Marshall mereka Stacker Pentecost yang mengomandoni semua gerakan project Jeager ini. Perannya kali ini adalah kalm pada setiap sesi film, ada sih pas saat dia bentak-bentak, twist dari film ini 😀

Ending dari film ini hampir tidak bisa ditebak , apa karena saya yang menonton film ini sudah terlalu larut ya :o. Jeager yang menjadi aktor utama bernamakan Gypsy yang awalnya dikenalikan oleh Raleigh Becket dan Yancy Becket (spoiler ada disini :D). Banyak macam jenis Jeiger dari setiap penjuru dunia, lupa sebutin satu-satu 🙁 , yang keren ada lagi pakai 3 pilot dan bisa keluar gir tajemnya , apa ya itu namanya lupa 😀

Alur cerita bagus, dengan dilapisi Special Effect yang memukau, mungkin terlalu, menjadikan film ini layak di tonton di bioskop :D. Rate dari saya pribadi adalah 9/10

Sekiann dulu ya.

 

 

Jalan Masih Panjang – Cloud Research dan Cara Berpikir


Bingung 1 menit untuk membuat judul yang sesuai untuk post ini. Hari ini adalah hari sebelum esok (minggu 30/06/2013) mulai ujian TPA untuk Pascasarjana Universitas Indonesia, dan sangat berharap lulus, amin 🙁

Seperti yang belum pernah saya bilang :hammer, saya sedang melakukan research cloud di kantor yg dimana tidak bisa saya sebarluaskan secara menyeluruh, tapi bisa kita bahas nanti di postingan berikutnya 😀

Cloud infrastruktur ini jika sudah tau tidak terlalu rumit lho :D, karena konsep awal dari pengembangan cloud ini adalah Grid Computing, dimana kita bisa merasakan 100% uptime pada server yang kita isikan aplikasi. Cloud yang saya gunakan adalah openstack, banyak vendor yang membuat built-in script, yang hanya 1 klik langsung keinstal semua komponen itu, say no to instant! (kecuali indomiehh :genit: )

Komponen dalam cloud bisa dibagi menjadi 3 hingga 4 tergantung kebutuhan kita juga ya :o.

  1. Compute Node
  2. Controller Node
  3. Network Node
  4. Storage Node

Ke empat node ini banyak memiliki komponen lagi di dalamnya yang nanti akan saya coba bahas di postingan berikutnya, di sini cuma sesi curhat dan uneg-uneg saja 😮

Dalam prakteknya, mulai dari sisi topology apa yang akan kita gunakan yang disesuaikan dengan kebutuhan, konfigurasi, trial error dan troubleshooting tidak semudah yang dibayangkan dan juga tidak sesusah seperti panjat pinang 😮

Oke, sekarang kita bahas cara berpikir, ini tidak termasuk cara berpikir dalam research, maksudnya adalah kita akan membahas apakah kuliah itu harus? Ini pertanyaan seperti, makan mie telor ato indomie :hammer:

Sebelum membahas ini, apa tujuan kita terlebih dahulu? Apakah itu kerja atau kerja + karir? Jika itu pilihannya kerja + karir yang otomatis akan menanjak seiring derajat kemiringan tubuh ketekunan dan lain lainnya, maka yuk kita bahas more deeper.

Tidak masalah kuliah itu di universitas swasta atau negri, yang menjadikan tolak ukur hanyalah kualitas mahasiswanya, kalo geblek taro di ITB ya sama saja, sukur-sukur bisa nyontek terus jadi orang, kalo ga? jadi bubur aja 😮

Contoh : si Budi (tidak mereferensikan siapapun :p ) dalam hal ini adalah seorang desainer grafis ( ngaku-ngaku :D) yang sudah malang melintang mendesain logo, website, brand suatu organisasi dan sebagainya. Yah hasil not bad lah karena si Budi tidak mengambil kuliah apapun (DKV contohnya) dan langsung ingin terjun ke dunia kerja.

Alhasil dalam perjalanan Budi pengerjaan order-an dia yang seharusnya contoh hanya 1-2 minggu, bisa molor hingga berbulan bulan, kenapa? Ya betul, karena pengalamannya masih sedikit! “Ah yang pengalamannya sedikit sih memang gitu awalnya” Betul! Bagaimana memangkas waktu belajar ini? Yak dengan kuliah! Cara berpikir atau kata mastah Ikmal adalah pola pikir yang dibangun pada saat kuliah yang akan disesuaikan pada saat melakukan sebuah pekerjaan!. Dengan ini kita tidak usah lagi repot melakukan “trial dan error” yang berlebihan pada suatu project / order-an karena kita sudah tau jalannya.

Misalkan saja ya 😮 , untuk membangun sebuah website brand ternama XXX, jika kita tau cara berpikir atau jalannya, maka kita akan membuat list sesuai yang ada dikuliah, ya bisa saja seperti : Bagaimana struktur database yang bagus, mengoptimalkan script, cross over browser dan lainnya. Ini kita tau tanpa pengalaman tapi ada dikuliah dan memangkas waktu pengerjaan yang ada hanya tinggal masalah praktek saja.

Jika kita tidak tau caranya terus? Ya masalah, bisa saja kita asal bikin script, maksudnya nyontoh script2 gratis yang sudah ada, database asal hajar saja, susunan script tidak optimize, apa yang terjadi? untuk 1-6 bulan mungkin ok, jika ada penambahan traffik? perubahan versi script? Harus gali-gali lagi! Waste of time kata billy joe :p

Jadi intinya adalah, itu keputusan Anda-anda semua :), tidak ada yang melarang untuk tidak kuliah (kecuali ortu ya 😀 ) dan memang Anda fast-learner , briliant (playboy kalo ironmin :o) silahkan saja 😀

 

Wassalam.

 

Benerin Error : “Degradated Raid Array … ” Pada Ubuntu

Belum lama ini, tepatnya kemarin, hari lalu tanggal 20/6/2013, pada saat instal ulang Ubuntu Server yang sebelumnya/bekas hasil software raid 1. Ketika selesa instal ulang, pada saat booting akan terdapat error ini (ga sempet screenshot 🙁  ). Ada pilihan y/N, ketika kita memilih yes, maka akan di lanjutkan seperti biasa dan posisi raid ini tidak berguna. Ini masih akan memberikan masalah ketika server di reboot. Jadi kita akan membuang raid itu jauh2  :mads

Caranya masukan CD installasi ubuntu, masuk ke Rescue Mode, execute shell di /dev/sda1.

  1. cek dis dulu
    #df -kh
  2. cek posisi raid-nya di keberapa (istilah teknisnya apa ya 😮 ) dengan :
    # cat /proc/mdstat
    nanti akan keluar mdxxx (xx ini adalah nomer posisi raidnya) dan lihat dia ada di posisi array mana (/dev/sdx) contoh /dev/sdb1
    (lagi-lagi lupa screenshot 😮 )
  3. Kita stop dulu mdxx itu (contoh xx adalah 127) dengan :
    # mdadm -S /dev/md127
  4. Nge-Zeroin atau ngekosongin superblock yang ada di raid array
    # mdadm –zero-superblock /dev/sdb1
  5. cek file mdadm.conf , file ini bisa ada di /etc/mdadm.conf atau /etc/mdadm/mdadm.conf
    contohnya ada di /etc/mdadm/mdadm.conf
    # nano /etc/mdadm/mdadm.conf
    komen atau beri tanda pagar di tulisan seperti ini (Yang mirip-mirip, kalo ga ada 😮 ) :
    #ARRAY /dev/md0 level=raid5 num-devices=3 devices=/dev/sdb1,/dev/sdc1,/dev/sdd1
  6. Cek di fstab masih ada ga tuh /dev/md127, kalo ada di komen lagi pake pager # (bukan pager bambu ya 🙁 )
    #nano /etc/fstab
  7. Lalu kita reboot dari rescue mode
    #reboot
  8. Kalo ga bisa reboot, ketik #exit, nanti keluar dan pilih menu reboot system, selesai :bedug