Burem

Bapak itu gimana ya. Suka cepet, sregep, langsung ada. Waktu rehatnya sering kami diajak nonton. Dulu, film barat masuk indo itu lama. mungkin bisa beda sebulan. Tapi film bajakannya sudah ada.

Seringnya kami dibawa ke ratu plaza, atau mangga dua. Yak, beli kaset dvd “pak tani” itu. Film yang belum muncul versi burem nya. Versi goyang dan sliweran orang.

Saat film aslinya muncul di biaskop. Simpel saja, bapak berdalih “kan sudah nonton” hahahaha. Padahal ya itu yang di tonton burem, bajakan.

Makin kesini, saya mulai “mungkin” mengerti kenapa mending nonton duluan walau bajakan. Mungkin yang pertama waktu. di level itu, waktu penting. Kesibukan, dan ga punya waktu nunggu film asli rilis. Kedua, having fun saja, ngajak keluarga jalan beli kaset, liat-liat alat elektronik/komputer yang mungkin kita nitip beli. I miss that time.

Now i know how it feel, paling ga sedkit, dan masih baru kemungkinan. Melepas penat kerja seharian, ingin nonton film kesukaan.

I miss that good old time. Malam ini, teringat momen itu karena mau ngulang Top Gun Maverick. Tapi belum ada yang “jernih” nya.

Couple on Telaga Warna

Leave a Reply