Redefine Your Goal (2)

Melanjutkan tulisan Redefine Your Goal pertama, yang menjadi pertanyaan pembuka untuk artikel kedua ini adalah, dibalik visimu itu ada alasan, lalu, apakah alasan itu sudah benar? Kembali menilik ke alasan dibalik suksesnya Facebook dan Microsoft. Pendiri kedua big company tersebut memiliki visi dengan alasan sosial yang besar dampaknya. Bill Gates, ingin setiap orang memiliki komputer diatas meja kerjanya. Dampak yang ditimbulkan dari hasil visi beliau ini sungguh besar. Jadi apakah visimu sudah, sekiranya, berdampak bagi keperluan sosial yang besar? Mulai dari keluargamu, teman dekat hingga orang banyak.

Banyak ayat dalam Al-Quran yang memerintah untuk membantu orang, dan memikirkan orang lain layaknya baginda Muhammad saat diujung ajalnya, yang terus memikirkan ummatnya. Jadi intinya, VISI yang kita bawa selama hidup harus memiliki pengaruh atau dampak bagi kehidupan sosial.

Perubahan itu memang malas. Malas melakukan perubahan. Iritasi akan perubahan. Ini wajar bagi sebagian orang, karena perubahan itu mematahkan dogma yang telah tertanam dibenak dan pikirannya. Namun ketika suatu keharusan akan perubahan itu ada, apa masih mau bertahan dengan yang ada? Evolving. Memulai untuk memetakan tujuan utama dalam hidup dan memanfaatkannya juga memerlukan trigger yang baik agar tidak salah target. Mulai dari membicarakan hal-hal positif, bangun dipagi hari sebelum fajar menyingsing atau bergaul dengan orang-orang yang berpikiran positif akan merangsang pikiran untuk menuju jalan yang positif dan menemukan tujaun yang benar.

Mudahnya, ambil tujuan jangka panjang, dalam rentang hingga 10 tahun kedepan. Mari kita buat seperti studi kasus. Dalam 10 tahun kedepan, yang berarti adalah tahun 2026, VISI nya adalah Memiliki perusahaan yang bergerak dalam bidang X. Tujuan atau alasan dari VISI ini adalah agar bisa mempekerjakan karyawan asli indonesia karena ketatnya persaingan di tahun-tahun depan serta adanya bonus demografi. All set. Tujuan sosial ada, visi ada. Tinggal misinya, misinya apa saja untuk mencapai Visi tersebut? ini bisa bervariasi, namun for the sake of simplicity of this case, misi adalah memiliki penghasilan bulanan dan menyisihkan Y% untuk membuat perusahaan. Misi bisa banyak, bisa ditambahkan. Jadi jika dibuat list :

  • VISI & Tujuan (alasan dari VISI)
  • MISI

Oh ya, kenapa sih harus ada tujuan social? Silahkan baca tentang Social Business oleh Muhammad Yunus selaku pemeran utamanya : http://www.muhammadyunus.org/index.php/social-business/social-business

Artikel untuk mengajarkan mengapa dampak sosial diperlukan.

Redefine Your Goal

success

Di sosial media mainstream (baca : facebook / path), banyak pemberitaan, yang setelah di crosscheck benar, menyatakan jika si pembawa amanah rakyat (baca: Organ Pemerintah) yang sedikit banyak memiriskan dengan tingkahnya. Sebut saja kasus mobil listrik yang si pembuatnya dinyatakan bersalah karena menggunakan biaya apbn bumn untuk kekayaan pribadi. Selain kasus ini, mencuat juga sebelumnya kasus tentang kebijakan perubahan regulasi dan peraturan layanan oleh provider internet plat merah. Dan renungan dari mantan menhub disini perlu dipertimbangkan : http://inet.detik.com/read/2016/03/16/162659/3166317/328/kekhawatiran-mantan-menhub-jusman-syafii-soal-balon-google

Well, kenapa bisa begini? Mari kita telisik. Semua manusia yang telah dewasa (besar) pasti pernah mengalami masa kecil. Apa kiranya yang membuat dewasa satu dengan dewasa lainnya (manusia) berbeda? Pola Pikir. Betul, pola pikir ini datangnya darimana? Salah satunya adalah pengalaman. Pengalaman darimana? Pengalaman yang telah termaktub, tertanam dalam otaknya sedari kecil. Nah manusia kecil (anak) yang memiliki pengalaman yang baik, dalam lingkungan kondusif dan positif serta dukungan dan kasih sayang dari orang tua sedari kecil ada, maka akan menerbitkan manusia dewasa yang pola pikir dan jiwanya stabil dan memiliki jiwa ke etisan yang tinggi. Apa sih yang kita cari? Dari kecil, kita diajarkan rukun iman dan rukun islam. Apa sih itu? Itu adalah panutan hidup manusia. Kenapa sih manusia hidup? Nah karena kita memilih menjadi manusia saat masih di alam sana! Benar, hidup ini ujian. Andai ujian matematika yang hanya 60 menit dan setelah itu mendapatkan makanan enak, siapa yang tidak mau? Seperti itulah siklus hidup manusia. Benar, hidup ini hanya sementara.

Jadi pada dasarnya, ketika anak yang masih masa perkembangan, dibesarkan dalam lingkungan yang bagus, baik, penuh siraman kejiawaan (agama) maka, InsyaAllah, akan menjadi pribadi dewasa yang sanggup memegang amanah.

Lalu apa sih tujuan hidup? Sesuai Adz-Dzaariyaat ayat 56, alasan kita hidup adalah untuk menyembah kepada-Nya. Untuk apasih kita menyembah kepada-Nya. Selamat dunia akhirat! Masuk surga. Done.

Ko bawa-bawa agama? loh emang agamu mau taro dimana jika bukan agama yang mengatur hidupmu.

Secara kasat mata kita disuruh berpikir jauh kedepan, yang dibagi menjadi pemikiran-pemikiran kecil untuk mencapai pemikiran besar tersebut. Inilah pentingnya VISI dan MISI dalam kehidupan. Contoh, Visi utama adalah bisa beli rumah sendiri , misinya adalah kerja yang bener, shalat 5 waktu diawal waktunya. Lihat, ini jelas dan tertarget. Kenapa beli rumah sendiri? alasannya karena KPR itu riba. Nah ada alasan juga dibalik VISI. Contoh lainnya coba lihat pendiri facebook, Mark Zuckerberg. Visi dia utamanya dulu adalah menghubungkan yang terpisah, mau itu kolega, teman, keluarga dan lainnya yang terhubung melalui software buatan dia, facebook ini. Contoh lagi? Ok, Bill Gates, who doesnt know sir Gates? Visi dia dulu adalah, membuat setiap rumah memiliki komputer di meja (desktop). Ini pentingnya visi dalam hidup yang disertai misi, langkah untuk menempuh visi ini.

Mari latihan membuat visi hidup! Coba pikir dan bayangkan akan apa yang mau kita capai di 5 tahun dari sekarang. Jadi tahun 2021 kamu itu inginnya apa yang sudah tercapai. Nikah? Punya rumah? Lanjut kuliah? Punya bisnis omset 100jt/bulan? Punya mobil 3? macam-macam. Setelah dapat apa yang ingin dicapai, coba pikir lagi! Apakah visi kamu itu membawa dampak bagi orang selain kamu? Paling ngga, dari visi itu memiliki dampak untuk keluarga atau orang terdekatmu sendiri. Ingat visi dari contoh Mark dan Bill diatas, mereka semua visinya berdampatk sosial yang luas. Sudah? Sudah dapat alasan dibalik visimu? Setelah dapat, coba buat misi mu sekarang. Langkah apa yang ingin kamu tempuh untuk menyempurnakan Visimu itu! Contohnya sudah ada diatas.

Setelah itu apa? Akan terbit lagi Redefine Your Goal – 2

😀

 

Wassalam.

Cara Agar Fokus Saat Kerja – 10 Langkah Mudah!

Cara agar forkus saat kerja sebenarnya tidak susah. Namun yang susah itu mematahkan tali-setan procrastination (malas-malasan/leha-leha) yang telah terpaku di jiwa 😀 . Ah tulisan ini murni dari sebongkah kepala saya yang disalurkan melalui jari keyboard lalu blog ini yang menurut sepengamatan saya (tanpa bermacam keribetan metoda) berhasil di lakukan untuk kamu yang basis pekerjaannya adalah : didepan komputer, pantengin layar hingga up to 4 jam. Ini bisa berguna bagi : programmer, digital designer, tesis-er, skripsi-er dan lainnya.

Mari sini saya jabarkan 10 cara agar fokus saat kerja di depan komputer.

    1. Tutup semua windows (jendela aplikasi) yang tidak dibutuhkan!
      Ketika mengerjakan pekerjaan yang meliputi 1 atau 2 jendela (ex : microsoft word + google chrome), tutup semua aplikasi selain kedua itu. chating lah, email lah dan apliakasi media player, ini penting, karena lagu akan membuyarkan konsentrasi, kecuali musik instrumental (tanpa ada suara orang nyanyi). Apalagi windows(jendela aps) yang berhubungan dengan social media, wajib ditutup!
    2. Atur contrast dan brightness monitormu!
      Menggunakan layar/monitor yang terlalu terang memang mengasikan. Namun hanya sementara asiknya, untuk fokus dalam waktu yang lama, kamu perlu merendahkan brightness monitor. Ini untuk mengurangi kelelahan pada mata. Untuk contrast bisa disesuaikan. Bagi digital designer bisa menggunakan, ehmm, Mac Display 😀 . Cek referensi tentang iritasi mata karena monitor di sini : http://www.allaboutvision.com/cvs/irritated.htm
    3. Pastikan posisimu dudukmu nyaman!
      Posisi memengaruhi prestasi! hihi. Lama waktu bekerja akan menyebabkan nyeri di punggung – pinggang jika posisi duduk kita tidak baik. Posisi yang enak (pw) melebihi 90 derajat. Lihat gambar dibawah.
      posisi duduk nyaman
    4. Pastikan ada air minum di mejamu!
      Demi memudahkan akses dahaga tenggorokanmu, isikan penuh botol atau gelasmu dengan minuman favorit. Direkomendasikan untuk meminum air putih/bening. Ingat iklan aq*a? 😀 . Memang betul untuk menjaga konsentrasi.
      minuman
    5. Bersihkan dan rapihkan mejamu senyaman mungkin! meja rapihDengan merapihkan tata letak perangkat yang ada di mejamu, ini mengatur suasana hati agar lebih nyaman dan enak di pandang dan tidak terganggu dengan perangkat perangkat alat sholat yang ada di sepemandangan mata mu.
    6. Pastikan juga letak tangamu dengan keyboard nyaman! hand wristIni penting untuk menghindari yang namanya carpal tunnel syndrome! Pastikan telapak tangamu tidak terlalu tinggi atau rendah dari meja ke keyboard komputer/laptop. Gunakan hand wrist untuk menjaga ke-ergonomisan lekuk tangan dan kenyamanan saat bekerja.
    7. Jadikan ke mode silent pada HP pintarmu! silent modeNah ini, ini berlaku jika pekerjaanmu tidak atau jarang ada sangkut pautnya dengan HP. Silent, dan lanjut kerja!
    8. Beritahu kolega/rekan kerja/sebelahmu untuk tenang karena akan fokus! keep silentInfokan rekanmu dahulu jika memungkinkan, karena ingin fokus, agar mereka tidak semena mena menginterupsi pekerjaan 😀 . Interupsi pekerjaan sama seperti tiba tiba mematikan komputer tanpa Shut Down lebih dahulu. Jeglek 😀
    9. Atur waktu berapa lama untuk fokus! alarm

      Untuk melatih pada tahap awal, kamu bisa melakukan dengan menggunakan timer. Gunakan fitur alarm di HP mu selama 25 menit – 60 menit. Lama fokus tergantung tingkat kosentrasi dan pekerjaan. Jangan lupa untuk menyesuaikan bunyi alarm agar tidak menganggu yang lain 😀

    10. Share dan tutup blog ini & Lakukan sekarang juga!

 

Lezatnya Jadi Entrepreneur!

Sebelum jemari apik mengetik kembali tuts keyboard yang hampir usang ini (numpad 4 mati), dan sebelum fokus kembali ke detail competitive advantage dalam ritual bisnis, dan sebelum waktu ashar menghampiri, boleh lah kita menuangkan gagasan ditambah melatih menulis agar kian manteb.

Dimulai pada kurang lebih 5 tahun yang lalu, memantabkan diri untuk memaksa harus memiliki produk sendiri, jual sendiri, dan rawat sendiri. Tidak lagi menjadi ikut-ikutan (follower), tidak lagi menjelajahi permainan uang (money game) seperti forex, ppc dan lainnya walau benar mendapatkan uang namun kita tidak tahu sumber uang dari mana, bisa jadi hanya muter disitu uangnya. Bisa jadi.

Terbitlah Jetorbit, Alhamdulillah ide datang saat berada di tanah suci Makkah, meminta kepada-Nya.

Live must goon, ciyu