Kembalinya Cahaya Nanang

Sepertinya genap 2 tahun saya mengenal sosok ramah itu. Pak Nanang namanya. Beliau yang dari keluarganya memiliki wakaf tanah masjid samping rumah.

Setiap kali tiba masa idul adha, pendataan hewan qurban pasti melalui beliau. Setiap sholat jumat maupun acara di masjid, beliau pasti yang mengurus. Entah itu menggelar tikar di selasar masjid, hingga menyediakan konsumsi untuk acara pengajian.

Pekerjaan seharinya sebagai TU di sekolah. Istrinya pun turut bekerja. Menjadi guru di SD dan pengajar ngaji di masjid.

Alin nama anaknya, sepertinya kelas 4/5 SD. Mendengar dari istri, mereka sedang berencana ingin menambah keturunan.

Namun Allah punya rencana lain.

Hari ini sekitar pukul 2, beliau, Pak Nanang pamit. Menurut tetangga, beliau sesak dada setelah minum obat. Meninggal diperjalanan ke rumah sakit.

Innalillahi wa innailayhi rojiun.

Semoga anda termasuk dalam golongan orang yang menempati surga pak.

Senang mengenal anda, pribadi yang baik, sederhana dan menyenangkan serta peduli pada tetangga termasuk saya ketika sakit.

1 thought on “Kembalinya Cahaya Nanang”

Leave a comment